Tak Lagi Mewajibkan Wanita Gunakan Jilbab di Arab Saudi, Wanita Arab Potong Rambut Bob Kini Jadi Tren

Dikabarkan kini di bawah reformasi sosial telah didorong oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman, pemimpin Arab Saudi secara de facto, kabarnya bahwa negara itu saat ini tidak lagi mewajibkan wanita untuk memakai jilbab. Setelah dari keputusan tersebut, saat ini fashion potongan rambut pendek yang dikenal secara lokal dengan kata bahasa Inggris “bob” kini jadi tren di kalangan wanita Arab Saudi.

Sebelum melanjutkan, pastikan dapat melakukan permainan slot ini untuk mendapatkan peluang kesempatan mendapatkan keberuntungan yang menguntungkan dengan bermain slot.

15 Ide Rambut Pendek Bergelombang untuk Sambut 2022!

Diketahui salah seorang dokter Saudi dengan nama samaran sebagai Safi, ia pergi ke salon Riyadh, dan meminta penata rambut untuk memotong rambut panjang dan bergelombang sampai ke leher nya, dan kini gaya rambut yang semakin populer di kalangan wanita pekerja di kerajaan konservatif.

Oleh karena itu, semakin banyak wanita bergabung dengan angkatan kerja, bagian utama dari upaya pemerintah dalam membangun kembali ekonomi Saudi, banyak yang menggambarkan potongan “laki-laki” sebagai alternatif yang praktis dan juga profesional untuk dapat bergaya lebih panjang mungkin mereka akan sukai di masa pra-kerja mereka.

Menurut Safi, dengan tampilan yang juga akan berfungsi sebagai bentuk perlindungan dari para perhatian laki-laki yang tidak diinginkan, dan memungkinkan dia untuk bisa lebih fokus pada pasiennya. “Orang suka melihat feminitas dalam penampilan wanita, gaya ini seperti perisai yang melindungi saya dari orang-orang dan memberi saya kekuatan,” ujar Safi, dilansir melalui malaymail, Sabtu (25/6).

Mengingat potongan pendek “bob” yang kian menjadi tren, Lamis adalah salah seorang penata rambut mengatakan bahwa permintaan pelanggan menginginkan potongan rambut gaya itu telah mengalami kelonjakan, dengan tujuh atau delapan pelanggan dari 30 meminta pada hari tertentu.

“Permintaan akan meningkat, terutama setelah perempuan memasuki pasar tenaga kerja,” ungkap Lamis. “Fakta bahwa banyak wanita juga tak mengenakan jilbab telah menyoroti penyebarannya, sambil mendorong lebih banyak pelanggan untuk mencobanya, terutama wanita di akhir usia belasan dan dua puluhan,” lanjut Lamis.

Glamor Tanpa Hijab Begini Gaya Hidup Para Putri Arab Saudi

Sementara itu, dengan aturan pencabutan kewajiban memakai jilbab itu hanyalah salah satu dari deretan perubahan yang telah menata ulang bagi kehidupan sehari-hari wanita Saudi di bawah Pangeran Mohammed, yang telah dinobatkan sebagai pewaris ayahnya yang berusia 86 tahun, Raja Salman, lima tahun lalu.

Antara kebijakan baru diantaranya adalah wanita Saudi tidak lagi dilarang menghadiri dari konser dan acara olahraga, dan pada tahun 2018 lalu, mereka mendapatkan hak untuk dapat mengemudi. Kemudian Kerajaan juga telah mengupayakan untuk melonggarkan apa yang disebut aturan perwalian, yang dapat diartikan perempuan sekarang dapat memperoleh paspor dan bisa bepergian ke luar negeri tanpa izin kerabat laki-laki.

Leave a Reply

Your email address will not be published.