Seluruh Jadwal LE SSERAFIM Adanya Kontroversi Kim Garam, Ada apa?

Baru saja menjalankan debut pada industri musik K-Pop, LE SSERAFIM nampak harus menghentikan langkah mereka sebentar. Pasalnya, Menurut laporan yang dilansir melalui Soompi, girlgroup tersebut baru-baru ini memutuskan batalkan seluruh jadwal pada hari ini (20052022), dikarenakan semakin panas adanya kontroversi yang melibatkan salah satu member LE SSERAFIM, Kim Garam.

Sebelumnya, Kim Garam dituduh telah melakukan aksi kekerasan adapun perundungan di sekolah. Sejumlah bukti telah ditunjukkan dan juga tersebar di beberapa komunitas online.

Ketika memiliki banyak waktu luang dan merasa bosan melanda tidak perlu melakukan kekerasan, pastikan bermain permainan slot yang menyenangkan, dapatkan keuntungan dalam bermain slot!

Kontroversi mengenai Kim Garam menjadi semakin meluas, pada Jumat (20/05/2022), Source Music selaku agensi yang menaungi LE SSERAFIM dengan resmi mengumumkan bahwa semua kegiatan dijadwalkan pada hari ini, termasuk penampilan mereka yang akan berlangsung di Music Bank KBS 2 TV, telah dibatalkan.

“Halo, ini SOURCE MUSIC. Kami mengumumkan mengenai jadwal LE SSERAFIM pada 20 Mei. LE SSERAFIM tidak akan muncul di Music Bank KBS2 (pukul 3 sore) ataupun berpartisipasi dalam acara fan sign melalui panggilan video (pukul 8 malam) seperti dijadwalkan pada hari ini,” Kata pihak agensi.

Pihak agensi lalu meminta maaf kepada seluruh penggemar yang sudah menunggu penampilan LE SSERAFIM pada hari ini. Mereka memohon pengertian bagi penggemar yang sudah dipilih untuk menghadiri pra-rekaman Music Bank.

Karena adanya pembatalan sejumlah acara termasuk fan sign video call, pihak agensi menjelaskan bahwa mereka akan memberikan informasi tambahan lainnya mengenai jadwal ulang acara tersebut. Pihak agensi menjanjikan apabila mereka akan merilis pernyataan resmi mengenai tuduhan terhadap Kim Garam LE SSERAFIM setelah mereka meninjau kembali permasalahan ini.

Awal pekan ini, sebuah dokumen foto yang nampak merupakan catatan resmi dari komite kekerasan sekolah mulai beredar secara online. Judul dokumen itu menunjukkan bahwa pemberitahuan mengenai tindakan hukum yang akan diambil terhadap pelaku dalam insiden tersebut, yang bernama Kim Garam.

Pada 19 Mei, perwakilan hukum dari tersangka korban dalam insiden (selanjutnya diberi nama samaran “A”) merilis pernyataan terperinci dirinya mengklaim bahwa dokumen beredar itu adalah benar-benar asli dan Kim Garam telah dinyatakan bersalah dari komite sekolah atas aksi kekerasan yang dilakukan pada 2018.

Pihak perwakilan hukum A menyatakan bahwa A sudah diserang secara online sejak HYBE merilis pernyataan yang menjelaskan bahwa Kim Garam adalah korban perundungan. Karena diserang terus menerus, A sempat mencoba melakukan cobaan bunuh diri dan putus sekolah.

Ketika memiliki banyak waktu luang pastikan bermain permainan slot, dapatkan keuntungan hanya dengan bermain slot Saat ini, korban A terus didampingi sang ibu supaya menjaga agar dirinya tidak melukai diri sendiri. Pihak wali hukum A juga menjelaskan bahwa korban tak tertarik dengan uang dan hanya meminta pihak agensi mengubah pernyataan mereka adanya permohonan maaf.

A menginginkan kebenaran terungkap dan nama dirinya dibersihkan. Mereka juga menyatakan jika HYBE tidak melakukan hal itu maka mereka akan mengungkap catatan lengkap dari komite kekerasan sekolah adapun pesan-pesan tak senonoh yang pernah dikirim oleh Kim Garam kepada korban.

Leave a Reply

Your email address will not be published.