Rumah The Conjuring Asli Laris Terjual Dengan Harga Rp. 22 Miliar, Simak Syarat Pemilik Lama

Rumah pertanian pada era ala kolonial di lokasi Rhode Island, Amerika yang menjadi inspirasi dalam film horor The Conjuring, baru-baru ini dikabarkan laku terjual dengan harga 1,525 juta dolar AS atau sekitar Rp 22,1 miliar. Dengan harga tersebut jauh lebih tinggi dari angka yang ditawarkan pemilik lama hanya sebesar 1,2 juta dolar AS atau sekitar Rp 17,4 miliar.

Rumah Inspirasi “The Conjuring” Dijual Rp 17,1 Miliar!

Meskipun dengan penggarapan film The Conjuring tak dilakukan di rumah tersebut, Namun film yang disutradarai oleh James Wan tersebut mengambil kisah nyata yang dahulu sempat terjadi di rumah dan dipercaya benar-benar tempat yang angker.

Sang pembeli, Jacqueline Nuñez mengatakan tak percaya apabila rumah tersebut memiliki energi jahat. Dan dirinya telah merencanakan untuk melanjutkan bisnis paranormal yang dimulai oleh pemilik lama rumah itu yaitu Cory dan Jennifer Heinzens.

“Saya tidak percaya energi di sini jahat. Hal-hal akan terjadi di sini yang akan mengejutkan saya, tetapi tidak membahayakan saya. Saya berharap untuk mengalami banyak hal,” kata Jacqueline Nuñez selaku pemilik WonderGroup LLC.

Setelah transaksi jual beli berhasil dan memiliki rumah sepenuhnya, Nuñez diketahui setuju untuk dapat memenuhi satu permintaan dari pemilik lama, yakni tidak tinggal di rumah demi kebaikan sendiri. Ketika memiliki banyak waktu luang pastikan bermain permainan slot, dapatkan keuntungan hanya dengan bermain slot!

“Ini adalah pembelian yang sangat pribadi bagi saya,” demikian kata Nuñez.

Menurut Nuñez, rumah tersebut memungkinkan seseorang dapat berbicara dengan orang yang sudah meninggal. Oleh karena itu, dia akan sepenuhnya menjadi tuan rumah yang memberikan penghormatan atas sejarah dalam sejarah menakutkan dari rumah itu.

“Saya tidak takut dengan rumah itu. Tanyakan padaku lagi dalam setahun (lagi),” kata Nuñez sambil bercanda.

Rumah yang rencana akan dibuka untuk umum itu nanti mempersilahkan pengunjung untuk dapat melakukan penyelidikan pada malam hari, dan ikut tur sehari, atau melihat siaran langsung. Tidak hanya itu, keluarga Heinzen sebagai pemilik lama rumah juga akan tetap terlibat dalam prosesnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.