Pria Tua Di Usia 101 Tahun Masuk Penjara Karena Dituntut Terlibat Perang Dunia Kedua, Ada Apa?

Meskipun perang dunia telah lama terjadi, perang dunia kedua kini ternyata masih tetap berdampak sampai sekarang. Baru-baru ini, seorang pria di Jerman dengan nama Josef Schuetz divonis penjara karena keterlibatan dengan insiden Holocaust.

Hiburan dikala waktu senggang atau ditengah kesibukan dapat bermain slot, manfaatkan peluang kesempatan dapat mencari keberuntungan yang pastikan Anda melakukan permainan slot.

Pria Umur 100 Tahun Dituntut Atas Pembunuhan 3.518 orang di Perang Dunia II

Schuetz dengan kasus tersebut telah divonis penjara lima tahun dengan diadili di pengadilan Jerman. Udo Lechtermann selaku hakim dapat mengadili Schuetz dengan memutuskan bahwa Josef Schuetz telah dinyatakan bersalah dan terbukti dapat membantu dari tindak pembunuhan ketika menjadi penjaga didalam penjara kamp Sachsenhausen tepatnya di Oranienburg, Berlin Utra, pada periode 1942 sampai dengan 1945.

Pria tua yang ketika sedang tinggal di negara bagian Brandenburg tersebut juga mengaku dirinya tidak bersalah. Schuetz menegaskan bahwa dirinya merasa tidak melakukan apa pun ketika insiden mengerikan tersebut terjadi.

“Saya tidak tahu kenapa saya ada di sini,” ujar Schuetz dilansir dari Al Jazeera pada Rabu (29/6/2022).Schuetz mulanya adalah seorang buruh tani yang hidup di dekat Pasewalk di timur laut Jerman. Hingga takdir membawanya menjadi penjaga kamp penjara untuk kaum Yahudi pada saat tersebut.

Diketahui, pada persidangan yang telah berlangsung untuk kasus ini telah dilakukan semenjak Oktober tahun lalu. sampai tulisan ini ditulis, persidangan tersebut pada akhirnya dalam menemukan hasil akhir, menjadikan Schuetz sebagai tersangka, dalam tuntutan penjara selama lima tahun melalui keputusan hukum disana.

המלחמה ששינתה את העולם, לתמיד | ישראל היום

Kendati terbukti bersalah, menjadi kemungkinan besar Schuetz tidak akan menjalani proses hukuman tersebut pasalnya dengan usia yang terbilang tua. Pengacara Schuetz, Stefan Waterkamp yang akan berencana mengajukan banding atas keputusan tersebut .

Sementara, Dilaporkan kamp Sachsenhausen sendiri sudah ada beroperasi sejak 1936 samapi akhir Perang Dunia II, pada kamp itu telah dilaporkan tercatat setidaknya lebih dari 200 ribu orang yang ditahan. Penghuni kamp itu juga sebagian besar diisi oleh kaum Yahudi serta gipsi yang tinggal di Jerman, dan dibenci pimpinan Jerman pada saat itu, yaitu Adolf Hitler.

Leave a Reply

Your email address will not be published.