Pencarian Eril Pada Hari Ke-5: Ridwan Kamil Menanyakan Kepada Tim SAR, Terima Apapun Hasil Pencarian Sejauh Ini

Memasuki sudah selama hari kelima pada Senin (30/5), untuk pencarian anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yaitu Emmeril Kahn Mumtadz kini telah hilang terseret arus ketika berenang di Sungai Aare, Bern, Swiss, Kemudian diketahui pihak kepolisian dan Tim SAR masih dalam pencarian dan melakukan penelusuran pada lokasi kejadian. Bahkan Kang Emil sapaan Ridwan Kamil bersama dengan sang istri, Atalia pun ikut dalam pantauan proses pencarian sang anak, Eril.

Profil Emmeril Khan Mumtadz, Berprestasi dan Lulusan Pesantren - Dunia  Tempo.co

Sementara itu, Duta Besar (Dubes) Indonesia di Swiss, Muliaman Hadad mengatakan dalam konferensi pers bahwa ia sempat bertemu dengan Kang Emil dan istri. Ia mengungkapkan Kang Emil meminta penjelasan teknis terkait topografi dari Sungai Aare kepada bagian tim SAR dan Polisi Swiss.

“Saya bertemu bersama dengan Pak RK kemarin dengan mereka, mereka sangat profesional dan Bapak Gubernur juga banyak berikan pertanyaan teknis dan kemudian diberikan gambaran mengenai topografi sungai, kekuatan arus sungai dan sebagainya,” ujar Muliaman konpers yang digelar Sabtu (28/5).

Sampai saat ini, pencarian masih tetap dilakukan dan Eril dalam keterangan belum ditemukan. Di sisi lain, menurut adik Kang Emil, Elpi Nazmuzaman, pihak keluarga akan menerima apapun hasil dari pencarian tersebut. Tetapi keluarga juga berharap supaya Eril dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Elpi mengatakan pada pencarian hari keempat, sebelumnya baru menggunakan drone saja kini pencarian mulai diintensifkan di bawah permukaan air.

“Kini menggunakan drone yang jarak terbangnya relatif rendah, dan berbagai macam perahu yang bisa mendeteksi benda kurang lebih 3 meter di bawah permukaan air, sehingga relatif bisa ditemukan,” jelas Elpi dalam kanal YouTube tvOneNews, Minggu (29/5).

Elpi lantas menjelaskan bahwa pihak keluarga sampai saat ini masih belum mengetahui dimana keberadaan putra sulung Kang Emil itu. “Sejauh ini, sampai saat ini kami belum mendapatkan hasil yang sesuai diharapkan, tetapi InsyaAllah, apapun itu kita terima dengan ikhlas,” beber Elpi.

Kemudian Elpi menuturkan bahwa ada beberapa kendala yang terjadi dan mengganggu pencarian yang dilakukan pihak kepolisian dan tim SAR setempat di Sungai Aare. “Ada kendala alam, ada hal-hal yang tidak bisa diukur oleh kemampuan manusia secara matematis,” imbuhnya.

Kendala pencarian dialami diantaranya yakni dari sumber airnya karena lelehan gunung es, salju, sehingga terdapat serpihan-serpihan yang memberikan tingkat kekeruhan. Sebagaimana diketahui, ketika pada saat kejadian, Kang Emil diketahui sedang melakukan kunjungan kerja ke luar negeri ke Inggris, Italia dan Vatikan.

Dan ketika bersamaan, sang istri, Athalia bersama kedua anaknya sedang berada di Swiss untuk bisa mencari kampus supaya meneruskan pendidikan ke jenjang S2 untuk Eril. Pihak KBRI sendiri juga akan terus dalam upaya mengupdate bagaimana perkembangan pencarian Eril.

Leave a Reply

Your email address will not be published.