Larangan Aplikasi TikTok Taliban Menganggap Dapat Berpotensi Rusak Generasi Muda

TikTok menjadi salah satu media sosial saat ini banyak digunakan bagi kaum muda, selain aplikasi Instagram dan aplikasi Twitter. Bagi sebuah negara Afghanistan, aplikasi asal Tiongkok itu ternyata dilarang.

Dilaporkan dari Bloomberg apabila Taliban akan melarang aplikasi video TikTok milik Tiongkok di negara tersebut. Tidak hanya TikTok, adapun game populer PUBG yang ikut dilarang.

Wakil juru bicara Taliban, Inamullah Samangani, mengungkapkan aplikasi ataupun game seluler PUBG, dianggap menyesatkan generasi muda. Dirinya menambahkan bahwa sudah menerima banyak keluhan terkait dua aplikasi itu yang dianggap hanya membuang-buang waktu.

Apabila membuang-buang waktu, Ketika memiliki banyak waktu luang pastikan bermain permainan slot, dapatkan keuntungan hanya dengan bermain slot!

TikTok, shooting video games banned in Taliban-led Afghanistan |  International Pakistan

Oleh karena hal itu, Kementerian Komunikasi mengambil tindakan dengan hapus aplikasi tersebut dari server internet disana. Semua orang di Afghanistan disebutkan tidak akan bisa mengakses TikTok.

“Kami sudah menerima banyak keluhan mengenai bagaimana aplikasi TikTok dan game PUBG membuang-buang waktu orang,” ujarnya.

“Kementerian komunikasi dan teknologi informasi diperintahkan dalam menghapus aplikasi dari server internet dan membuat Aplikasi dan game tersebutkan tidak dapat diakses oleh semua orang di Afghanistan.”

Larangan terhadap konten dianggap tidak bermoral juga akan diupayakan memperluas ke saluran televisi. Larangan TikTok menandai aturan terbaru diberlakukan oleh Taliban dalam apa yang tampak menjadi daftar pembatasan yang berkembang pada populasi Afghanistan.

Sebelumnya pada bulan Maret, Taliban dalam keputusan membatalkan untuk mengizinkan anak perempuan menghadiri sekolah menengah beberapa jam setelah sekolah dibuka kembali, sebagaimana dilaporkan oleh BBC dan Al Jazeera. Selama ini, Taliban terkenal dalam memberikan aturan yang sangat ketat, terutama pada kaum wanita.

Pada bulan Januari, wanita bagian provinsi utara negara tersebut dilarang menggunakan pemandian umum. Pada bulan yang sama, Upaya Taliban memerintahkan bagi pemilik toko dapat memenggal kepala manekin dengan alasan bahwa sosok yang mewakili bentuk manusia bertentangan dengan hukum Islam.

Taliban ditahun lalu sempat mengeluarkan arahan bagi wanita di Afghanistan, yang mengatakan bahwa jika mereka berniat melakukan perjalanan jarak jauh, hanya dapat diperbolehkan menggunakan transportasi jika ditemani oleh kerabat laki-laki.

Leave a Reply

Your email address will not be published.