Berminat Makan di Pinggir Jalan, Tercengang Para Turis Singapura Masuk ke Hajatan Pernikahan

Mencoba untuk menikmati makanan lokal di pinggir jalan banyak menjadi pilihan bagi turis yang sedang berwisata di negara asing. Makan di pinggir jalan dapat menikmati dan merasakan secara langsung sensasi “kearifan lokal” tersebut.

Namun, tidak disangka-sangka jika tempat yang dikira restoran pinggiran jalan ternyata sama sekali jauh di luar perkiraan. Salah satu sekelompok turis Singapura yang pergi ke Thailand menjadi perbincangan media sosial. mereka melakukan perjalanan wisata memberikan pengalaman di luar dugaan. apa itu?

Dikira Restoran, Sekelompok Remaja Ini Nyasar ke Resepsi Pernikahan!

Berpergian dengan sepeda motor lalu mereka mencoba mampir untuk mengisi perut. Akan tetapi yang mereka kira “restoran” ternyata adalah pesta pernikahan. Video menjadi viral di TikTok setelah postingan melalui akun orang Thailand.

Sebelum melakukan berpergian sebaiknya dapat bermain slot terlebih dahulu, permainan slot dapat dimainkan jika memang menang dapat bonus dari keberuntungan yang menguntungkan.

Yang di pertunjukan dengan Bahasa Thailand menyatakan bahwa kelompok tersebut terdiri dari beberapa pemuda. niatnya akan mampir karena mengira pesta pernikahan itu adalah tempat makan yang menyajikan jajanan kaki lima.

AsiaOne berbicara dengan prwakilan salah satu dari lima orang Singapura, Dilan Lau, yang menjelaskan bahwa dia dan teman-temannya telah melakukan perjalanan dengan menggunakan sepeda motor di Chiang Mai. Mereka melihat bangunan rendah dengan meja dan kursi di luar, dan memperhatikan suasana penuh dan mengira itu adalah sebuah restoran yang ramai.

Penduduk sekitar sangat ramah dan mengundang kelompok itu ke meja untuk duduk. Lau dan yang lainnya tetap tidak menyadari sampai mereka meminta menu. Ketika mengetahui bahwa tidak ada menu di “restoran” itu, mereka langsung sadar jika itu bukanlah restoran seperti yang mereka kira, dan menyadari bahwa mereka tanpa sadar datang ke pesta orang lain.

Lau memberi tahu AsiaOne bahwa hanya setelah mereka memposting salah satu video mereka secara online, seorang teman memberi tahu dia bahwa pesta itu mungkin untuk pernikahan. Video kedua yang diposting oleh akun yang sama menunjukkan kelompok itu duduk dan makan mi.

Rombongan turis Singapura itu kemudian pergi dengan sekantong kerupuk di tangan ketika penduduk setempat melambaikan tangan. Meskipun kelompok itu tampak ingin membayar makanan mereka, penduduk setempat menolak dengan ramah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.